Beberapa individu memilih jurusan kuliah yang tidak membebani otak mereka secara berlebihan, seringkali menuju ke arah rumpun sosial.

Di sisi lain, sebagian pelajar menganggap matematika sebagai subjek yang membosankan, sulit, dan kurang berguna, sehingga mereka cenderung menghindarinya.

Namun, penting untuk diingat bahwa setiap orang memiliki pandangan dan preferensi unik mereka sendiri, sehingga penting untuk menghargai keragaman tersebut tanpa mengurangi nilai dari bidang-bidang eksak.

Ada banyak opsi yang tersedia untuk mengembangkan pengetahuan di luar matematika, dan semua pilihan tersebut seharusnya dihormati dan diapresiasi.

Baca Juga : 10+ Ciri-ciri Orang yang Cocok Masuk Jurusan Psikologi

Rekomendasi Jurusan yang Tidak Terlalu Menguras Otak


1. Manajemen Bisnis

Jurusan Manajemen Bisnis fokus pada pengelolaan sumber daya, keuangan, operasi, dan strategi dalam konteks bisnis.

Hal ini adalah pilihan yang baik bagi mereka yang tertarik pada dunia bisnis dan manajemen tanpa harus terlalu fokus pada aspek teknis atau analitis yang berat.

Beberapa mata kuliah yang umum dalam jurusan ini termasuk manajemen keuangan, pemasaran, sumber daya manusia, dan strategi bisnis. Karir yang dapat ditempuh setelah lulus termasuk manajer, konsultan bisnis, analis bisnis, atau pengusaha.

2. Komunikasi

Jurusan Komunikasi fokus pada studi tentang bagaimana pesan disampaikan, diterima, dan dipahami oleh individu dan kelompok.

Hal ini termasuk mempelajari berbagai bentuk komunikasi seperti lisan, tertulis, visual, dan non-verbal. Mahasiswa belajar tentang teori komunikasi, penelitian, serta praktik komunikasi yang efektif dalam berbagai konteks, seperti media, organisasi, dan hubungan antarpribadi.

Karir yang mungkin termasuk manajer pemasaran, spesialis media sosial, konsultan komunikasi, atau penyiar.

3. Kesenian dan Desain

Jurusan ini biasanya mencakup berbagai disiplin kreatif seperti seni rupa, desain grafis, desain interior, seni performatif, dan lainnya.

Mahasiswa belajar tentang prinsip desain, teknik kreatif, sejarah seni, dan aplikasi praktis dalam menciptakan karya seni dan desain.

Karir yang mungkin termasuk desainer grafis, seniman visual, arsitek, kurator museum, atau pengajar seni.

4. Pariwisata dan Perhotelan

Jurusan ini berkaitan dengan industri pariwisata, perhotelan, dan manajemen layanan.

Mahasiswa mempelajari tentang manajemen hotel, pariwisata berkelanjutan, pemasaran pariwisata, perencanaan acara, dan layanan pelanggan. Fokusnya adalah memahami bagaimana industri pariwisata dan perhotelan beroperasi serta bagaimana memberikan pengalaman yang memuaskan bagi pelanggan.

Karir yang mungkin termasuk manajer hotel, agen perjalanan, manajer acara, atau administrator resor.

5. Bahasa Asing

Jurusan Bahasa Asing sering kali dianggap sebagai jurusan yang tidak terlalu menguras otak karena lebih berfokus pada penguasaan bahasa-bahasa asing seperti bahasa Inggris, bahasa Spanyol, bahasa Jerman, dan lain sebagainya.

Meskipun mempelajari bahasa asing membutuhkan dedikasi dan waktu yang cukup, banyak orang menganggapnya sebagai jurusan yang menyenangkan karena dapat memperluas wawasan budaya dan membuka pintu untuk berbagai kesempatan karir internasional.

Proses pembelajaran bahasa seringkali melibatkan interaksi sosial, diskusi, dan kegiatan praktis seperti berbicara, menulis, dan mendengarkan.

Selain itu, ada berbagai metode pembelajaran yang dapat membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan menyenangkan, seperti memanfaatkan film, lagu, dan permainan.

6. Pendidikan (terutama dalam program yang lebih praktis)

Jurusan Pendidikan, terutama program yang lebih praktis seperti pendidikan vokasional atau pendidikan teknis, seringkali dianggap sebagai jurusan yang tidak terlalu menguras otak karena lebih berfokus pada keterampilan praktis dan penerapan langsung dalam situasi kehidupan nyata.

Meskipun proses pengajaran dan pembelajaran membutuhkan pemikiran dan perencanaan yang matang, program-program pendidikan praktis biasanya memberikan lebih banyak peluang untuk langsung terlibat dalam aktivitas lapangan, seperti magang atau pengajaran langsung di sekolah-sekolah.

Selain itu, jurusan pendidikan seringkali memberikan ruang bagi kreativitas dalam pengembangan materi pembelajaran dan pendekatan pengajaran yang inovatif.

7. Administrasi Publik

Jurusan Administrasi Publik cenderung menawarkan pendekatan yang lebih praktis dalam memahami dan mengelola berbagai aspek pemerintahan dan sektor publik.

Meskipun beberapa konsep teoritis dan analitis dapat terlibat dalam kurikulumnya, banyak dari materi yang diajarkan lebih terfokus pada aplikasi praktis dari teori-teori tersebut dalam mengelola sumber daya publik, mengembangkan kebijakan, dan memecahkan masalah-masalah administratif.

Siswa di bidang administrasi publik sering kali terlibat dalam studi kasus, simulasi, dan proyek-proyek lapangan yang memberikan pengalaman langsung dalam menghadapi tantangan administratif yang nyata.

8. Kesehatan Masyarakat

Kesehatan Masyarakat adalah jurusan yang mempelajari cara-cara untuk meningkatkan kesehatan populasi secara keseluruhan melalui pendekatan yang berbasis ilmiah dan terpadu.

Meskipun beberapa aspek dari jurusan ini dapat menuntut pemikiran analitis dan kritis, banyak dari kurikulumnya lebih berfokus pada penerapan praktis dari pengetahuan dan keterampilan dalam upaya-upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.

Mahasiswa di jurusan kesehatan masyarakat dapat terlibat dalam kegiatan seperti survei kesehatan masyarakat, kampanye penyuluhan, atau proyek-proyek intervensi komunitas yang memberikan pengalaman langsung dalam bekerja dengan masyarakat untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan mereka.

9. Kajian Media

Jurusan Kajian Media menawarkan pemahaman mendalam tentang berbagai aspek media, termasuk produksi, distribusi, dan konsumsi media.

Meskipun mempelajari media memerlukan analisis kritis dan pemahaman tentang teori-teori media yang kompleks, banyak orang menganggapnya sebagai jurusan yang tidak terlalu menguras otak karena sifatnya yang seringkali lebih kreatif dan interaktif.

Mahasiswa dalam jurusan ini sering terlibat dalam praktik produksi media seperti pembuatan film, pembuatan konten digital, atau desain grafis, yang dapat memberikan pengalaman praktis yang memotivasi.

Selain itu, studi media juga memungkinkan eksplorasi terhadap budaya populer, politik, dan isu-isu sosial melalui lensa media, yang bisa menjadi menarik bagi banyak orang.

10. Pemasaran

Jurusan Pemasaran mempelajari strategi-strategi untuk mempromosikan produk atau layanan kepada konsumen.

Meskipun memahami konsep-konsep pemasaran dan analisis pasar bisa menjadi tugas yang menantang, banyak orang menganggapnya sebagai jurusan yang tidak terlalu menguras otak karena seringkali fokus pada kreativitas, komunikasi, dan interaksi sosial.

Mahasiswa pemasaran sering terlibat dalam studi kasus, proyek-proyek lapangan, atau simulasi pemasaran yang memberikan pengalaman langsung dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kampanye pemasaran.

Selain itu, industri pemasaran terus berkembang dengan cepat, menyediakan peluang untuk eksplorasi berbagai strategi dan teknologi baru yang dapat membuat pembelajaran menjadi lebih menarik.

11. Keuangan (tergantung pada minat dan latar belakang)

Jurusan Keuangan mencakup berbagai aspek manajemen keuangan, investasi, dan analisis pasar keuangan.

Meskipun beberapa konsep keuangan bisa sangat kompleks dan memerlukan pemahaman yang mendalam tentang matematika dan analisis data, banyak orang menganggapnya sebagai jurusan yang tidak terlalu menguras otak tergantung pada minat dan latar belakang mereka.

Bagi mereka yang memiliki ketertarikan alami atau latar belakang dalam matematika, ekonomi, atau bisnis, studi keuangan bisa menjadi menarik dan memberikan pemahaman yang berharga tentang bagaimana keuangan memengaruhi berbagai aspek kehidupan.

Selain itu, jurusan keuangan seringkali menawarkan peluang untuk menerapkan konsep-konsep teoritis dalam konteks praktis melalui simulasi perdagangan, analisis portofolio, atau magang di industri keuangan.

12. Studi Olahraga

Jurusan Studi Olahraga mempelajari berbagai aspek olahraga, termasuk manajemen acara olahraga, kesehatan atletik, dan aspek sosial-budaya dari olahraga.

Meskipun beberapa aspek dari jurusan ini mungkin melibatkan pemahaman tentang anatomi dan fisiologi manusia atau teori-teori psikologis olahraga, banyak orang menganggapnya sebagai jurusan yang tidak terlalu menguras otak karena seringkali menawarkan kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan fisik dan lapangan.

Mahasiswa dalam jurusan ini dapat terlibat dalam kegiatan seperti analisis pertandingan, manajemen acara olahraga, atau pelatihan atletik, yang dapat memberikan pengalaman praktis yang memotivasi.

Selain itu, studi olahraga juga memungkinkan eksplorasi terhadap topik-topik seperti kebugaran, nutrisi, dan manajemen stres, yang dapat bermanfaat bagi banyak orang dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Ingatlah bahwa dalam setiap jurusan, kesuksesan tergantung pada dedikasi, kerja keras, dan minat pribadi. Meskipun mungkin ada jurusan yang dianggap lebih "ringan" oleh beberapa orang, itu tidak berarti bahwa mereka tidak menawarkan tantangan atau peluang untuk pertumbuhan dan pengembangan pribadi.

Baca Juga : 12 Mitos dan Fakta Jurusan Hukum yang Wajib Diketahui


Jika Anda berminat untuk kuliah di perguruan tinggi, Anda dapat mencoba simulasi atau tryout yang disediakan oleh mediasimulasi.com. Simulasi tersebut dapat membantu Anda mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian masuk perguruan tinggi. Dengan mengikuti simulasi, Anda dapat meningkatkan pemahaman dan kesiapan Anda dalam menghadapi ujian.


17 Apr 2024